Film The Bell Tembus Cannes Film Market 2026, Siap Go International!

JAKARTA, Media Java – Industri kreatif Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Film horor terbaru produksi Sinemata Buana Kresindo, The Bell: Panggilan untuk Mati, dikonfirmasi akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Cannes Film Market di Perancis yang berlangsung pada 12–20 Mei 2026.
Langkah film The Bell di Cannes ini menjadi upaya strategis untuk memperkenalkan kekayaan folklor nusantara kepada para sineas dan distributor film global. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa horor Indonesia tidak hanya unggul dalam sisi ketegangan, tetapi juga memiliki kualitas narasi yang diakui dunia.
Membawa Mitos Lokal Belitung ke Panggung Dunia
Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan unik yang ditawarkan oleh sutradara Jay Sukmo. Mengangkat mitos “Penebok” dari Belitung, film ini menggabungkan kearifan lokal dengan isu modern yang sangat relevan, yakni obsesi terhadap viralitas konten di era digital.
Aktor senior Mathias Muchus menilai film ini memiliki kekuatan pada pengangkatan mitos yang hidup di masyarakat. “Horor yang dibangun bukan sekadar menakutkan, tetapi juga memiliki makna mendalam,” ujarnya. Selain itu, penggunaan teknik visual berupa tiga aspek rasio gambar yang berbeda untuk menggambarkan periode waktu menjadi nilai tambah yang menarik perhatian pelaku industri internasional.
Sinopsis: Teror Lonceng yang Menagih Nyawa
Film ini mengisahkan petaka yang bermula ketika sekelompok YouTuber nekat mencuri lonceng keramat di Belitung demi sebuah konten. Tindakan tersebut justru melepaskan Penebok, entitas mengerikan tanpa kepala bergaun merah. Setiap denting lonceng kini menjadi pertanda maut, di mana Penebok datang untuk menagih kepala siapa pun yang mendengarnya.
Kesuksesan menembus pasar internasional ini juga didukung oleh jajaran pemain berbakat seperti Bhisma Mulia, Ratu Sofya, Shaloom Razade, hingga Givina Lukita Dewi. Penonton pun akan semakin terhanyut dalam suasana emosional melalui original soundtrack bertajuk “Penuh Kenangan” yang dibawakan oleh Egha De Latoya.
Tayang Serentak di Indonesia Mulai Hari Ini
Sebelum melenggang ke Perancis, The Bell: Panggilan untuk Mati telah sukses menggelar special screening di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor, hingga Belitung sebagai tanah kelahiran ceritanya. Antusiasme penonton yang luar biasa menjadi modal kuat sebelum film ini merambah bioskop mancanegara.
Rangkaian roadshow akan terus berlanjut di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang untuk membawa pengalaman horor yang lebih dekat kepada para penggemar.
Dukung Karya Anak Bangsa!
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan film horor berkualitas internasional ini sebelum mendunia. Mari bangga dengan karya anak bangsa, tonton filmnya di bioskop mulai hari ini, 7 Mei 2026!
Pantau informasi terbaru dan keseruan para pemain melalui akun Instagram resmi @thebell.film.
Drias Production Mbk Production

Klik Disini Untuk Penelusuran :
PJN Media PJN TV PJN Press Media Java News Andalaska News
Borneonusa News Nusaselebes News Nusapapua News
Pelacak Kasus Mediastara Inforiksa Zetta News Rims Media
Swara Jakarta Jabarnusa News Kabar Kaltim Sprit Sumsel
